Jejaring Kerja

Mekanisme jejaring kerja yang ditempuh oleh PPBN melalui tukar informasi, konsultan/tenaga ahli, partisipasi aktif... [selengkapnya]

Manajemen Pengetahuan

Ketepatan dan pemilihan informasi sangat diperlukan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. [selengkapnya]

Jejaring Kerja

2005-08-27 02:40:47
Back to previous pagesSend via MailPrint This Document

Sebagai institusi yang bertujuan untuk mempromosikan, memfasilitasi dan mengkatalisis penerapan produksi bersih di Indonesia, PPBN memiliki komitmen untuk mengembangkan jejaring dengan stakeholders. Dengan jejaring kerja diharapkan supply dan demand dapat terjalin dan terkoodinasi sehingga membentuk sinergi dalam mengimplementasikan produksi bersih.

Beberapa program KNLH yang terkait dan menunjang kegiatan PPBN :

PROPER

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang disingkat PROPER merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KNLH) untuk mendorong penataan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi.

PROPER adalah suatu strategi yang memudahkan para stakeholder mengambil langkah proaktif mengatur diri sendiri (self regulation) dalam meningkatkan kinerja penaatan perusahaannya. Program PROPER menetapkan 5 (lima) kategori peringkat warna, urutannya yaitu: Emas, Hijau, Biru, Merah dan Hitam.

Produksi bersih merupakan salah satu parameter kunci dalam mencapai kategori peringkat warna Biru, Hijau dan Emas, perusahaan yang memiliki kategori warna ini termasuk ke dalam perusahaan yang menaati peraturan perundangan pengelolaan lingkungan hidup dengan baik.

Informasi lebih lanjut hubungi: Deputi Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Sumber Institusi  KNLH / proper@menlh.go.id

IEPC KfW

Industrial Efficiency and Pollution Control (IEPC) Kreditanstalt  Wiederaufbau (KfW) adalah merupakan Program Pinjaman Lunak Lingkungan yang berasal dari bantuan Pemerintah Jerman. Program ini bertujuan untuk menyediakan pinjaman dengan tingkat suku bungan rendah (antara 9 - 14 %) bagi UKM dalam meningkatkan kinerja lingkungannya, khususnya untuk : investasi peralatan pencegahan dan pengendalian pencemaran; meningkatkan efisiensi produksi; daur ulang; dan bantuan teknis.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Asisten Deputi Urusan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Penunjang - KNLH

* JBIC  PAE

Japan Bank for International Cooperation Pollutant Abatement Equipment (JBIC - PAE) adalah merupakan Program Pinjaman Lunak Lingkungan yang berasal dari bantuan Pemerintah Jepang. Program ini bertujuan untuk menyediakan pinjaman bagi semua jenis usaha baik perusahaan besar maupun UKM dalam meningkatkan kinerja lingkungannya dengan tingkat suku bunga sesuai SBI.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Asisten Deputi Urusan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Penunjang - KNLH

* Program Pembebasan Bea Masuk Impor

KLH bekerjasama dengan Departemen Keuangan cq Dirjen Bea dan Cukai untuk membebaskan atau meringankan bea masuk dan cukai atas impor peralatan yang digunakan langsung oleh industri dalam negeri untuk mencegah dan mengendalikan pencemaran.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Asisten Deputi Urusan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Penunjang - KNLH

 

PELATIHAN

Pelatihan merupakan sarana untuk pengembangan dan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia.

Proyek Percontohan

PPBN memfasilitasi pengkajian, penelitian dan pengembangan PB serta penerapan Teknologi Bersih melalui proyek percontohan bagi stakholder seperti Instansi Pemerintah, PEMDA maupun swasta pada UKM maupun industri besar dari berbagai sektor

Penerapan Eko Efisiensi-Produksi Bersih pada Kluster UKM di Indonesia melalui 9 Langkah

Penerapan Eko Efisiensi-Produksi Bersih pada Kluster UKM di Indonesia melalui 9 LangkahProyek Percontohan "Penerapan Eko Efisiensi-Produksi Bersih dibeberapa UKM di Indonesia" seperti kluster batik, tahu, logam, tapioka, furniture, elektroplating, dll, dilaksanakan bekerjasama dengan PEMDA-PEMDA melalui mitra/jejaring PPBN (service providers) di daerah

Penerapan Eko Efisiensi-Produksi Bersih di Kluster UKM

Penerapan Eko Efisiensi-Produksi Bersih di Kluster UKMPenerapan Eko Efisiensi-Produksi Bersih pada kluster UKM di Indonesia terbukti efektif untuk mengendalikan pencemaran lingkungan dan dapat meningkatkan produktifitas pada UKM tersebut sehingga mampu meningkatkan daya saing usahanya.

Implementasi MeLOK di Industri Besar

Implementasi MeLOK di Industri BesarMeLOK (Manajemen Lingkungan BerOrientasi Keuntungan) merupakan Suatu metode yang sistematis, terstruktur dan terorganisir dalam penerapan Produksi Bersih di Industri.

/

Handbuch Umwelt-Chemikalien

G. Rippen
ECOMED

Methoden und Instrumente der Projektplannung und durchfuhrung

Deutsche Gesellshaft fur Technische Zussammenarbeit (GTZ)
GTZ

Globalisation and Environment Preliminary Perspective

Organisation for Economic Co-Operation and Development
Organisation for Economic Co-Operation and Development

Perpustakaan

Telah diunduh 3 Kali
Keterangan Tambahan

T5Indonesia

Telah diunduh 1 Kali
Keterangan Tambahan

T4Indonesia.pdf

Telah diunduh 1 Kali
Keterangan Tambahan

Lestario Widodo

Spesialisasi : MelOK
Keterangan Tambahan

Novalinda

Spesialisasi : MeLOK, OD
Keterangan Tambahan

Job Supangkat

Spesialisasi : MeLOK
Keterangan Tambahan

Ilmuwan Indonesia Bahas Perubahan Iklim

Ilmuwan Indonesia Bahas Perubahan IklimDikatakannya ada tiga tema besar yang berkaitan dengan perubahan iklim dalam pelaksanaan konferensi kali ini yaitu pengembangan energi terbarukan, peningkatan energi efisiensi dalam sektor industri, dan manajemen pengolahan sampah perkotaan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Konsumsi Berkelanjutan

Konsumsi BerkelanjutanAsumsi bahwa konsumsi berkelanjutan akan mahal dan memakan banyak waktu sebagian besar adalah salah. Kenyataannya justru apabila tidak mengerjakan sesuatu, maka hal tersebut nantinya akan menjadi cara yang paling mahal dalam melakukan usaha.

Konsep

Produksi Bersih (cleaner production) bertujuan untuk mencegah dan meminimalkan terbentuknya limbah atau bahan pencemar lingkungan diseluruh tahapan produksi. Disamping itu, Produksi Bersih

Eko-Efisiensi

Eko-Efisiensi merupakan suatu konsep efisiensi yang memasukan aspek sumber daya alam dan energi atau suatu proses produksi yang meminimumkan penggunaan bahan baku, air dan energi serta dampak lingkungan per unit produk.

Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001

SML ISO adalah siswtm management dari suatu organisasi yang keluarnya adalah proses untuk meningkatkan pengelulaan lingkungan yang baik dan berkesinambungan. PEndekatan utama yang dilakukan dalam SML

/